Santri MTsN 4 Denanyar Jombang Kobarkan Semangat “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”

by | Oct 22, 2025 | School News | 0 comments

Jombang, 22 Oktober 2025 —
Langit pagi di atas lapangan Kampus 3 MTsN 4 Denanyar Jombang tampak cerah. Sejak pukul 06.00 WIB, suasana sudah begitu semarak. Gemuruh suara santri bercampur dengan dentuman musik dari pengeras suara yang menyemangati setiap langkah menuju Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2025 yang digelar se-Yayasan Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang.

IMG 20251022 073521

Dari penjuru pondok, para santri berduyun-duyun menuju arena. Santri putri melangkah anggun dari gerbang timur MTsN 4 Jombang, sementara santri putra berbaris rapi dari gerbang barat. Udara pagi yang sejuk terasa berpadu dengan semangat yang membara. Panitia dan para santri senior sibuk mengatur barisan, menyiapkan setiap detail agar upacara berlangsung khidmat namun tetap menggugah semangat.

Tampak dari kejauhan, lautan putih busana muslim berpadu batik dan sepatu hitam menjadi pemandangan meneduhkan—gaya santri milenial yang tetap berakar pada tradisi.
Guru, karyawan, dan wali kelas dari seluruh lembaga di bawah Yayasan Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif turut hadir :

  • PAUD
  • MI Mamba’ul Ma’arif
  • SMP Mamba’ul Ma’arif
  • MTs Mamba’ul Ma’arif
  • MTsN 4 Denanyar Jombang
  • MA Mamba’ul Ma’arif
  • SMK Bisri Sansuri,
  • MAN 4 Denanyar Jombang
  • hingga Mahasantri Ma’had Aly.

Semuanya bergabung dalam satu semangat: meneguhkan jati diri santri sebagai penjaga peradaban.

IMG 20251022 073725

Tepat pukul 07.00 WIB, upacara dimulai. Petugas upacara tampil sigap dan penuh tanggung jawab. Paskibraka dari MAN 4 Jombang memimpin pengibaran bendera merah putih dengan gagah berani, diiringi lantunan paduan suara MTsN 4 Voice yang melantunkan lagu kebangsaan dengan penuh penghayatan.
Sementara itu, tenda kehormatan dipenuhi oleh para pengasuh Pondok Pesantren, pengurus yayasan, kepala madrasah, dewan guru, dan karyawan yang turut menyaksikan dengan wajah haru dan bangga.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Agus Abd. Rosyid Hafidz, M.T.Sol., dalam amanatnya menyampaikan makna mendalam tentang hakikat santri.
Beliau menjabarkan filosofi kata “Santri” dengan penuh hikmah:

س : سالك الى الخيرات
ن : نائب عن المشايخ
ت : تارك عن المعاصي
ر : راغب الى الخيرات
ي : يرجوا السلامة في الدين والدنيا والاخرة

Artinya:

  • S – Saalikun ila al-khairat (menempuh jalan kebaikan)
  • N – Naaibun ‘an al-masyaayikh (menjadi penerus para ulama)
  • T – Taarikun ‘an al-ma’aashi (meninggalkan kemaksiatan)
  • R – Rohibun ila al-khoiroot (mencintai kebaikan)
  • Y – Yarju as-salaamata fi ad-diin wa ad-dunyaa wa al-aakhirah (mengharap keselamatan dalam agama, dunia, dan akhirat).

Dengan lantang beliau menegaskan bahwa santri bukan hanya simbol kesalehan, tetapi juga penjaga nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan.
“Santri adalah benteng moral bangsa. Dari pesantrenlah lahir generasi yang siap mengawal kemerdekaan Indonesia menuju peradaban dunia,” tegasnya.

Usai amanat, acara dilanjutkan dengan pelepasan burung merpati oleh para pengasuh dan kepala madrasah—sebuah simbol kebahagiaan dan harapan agar nilai-nilai santri terus terbang tinggi menebar kedamaian.


Diiringi lagu-lagu heroik dari MTsN 4 Voice, suasana semakin menggetarkan. Lagu Hari Santri, Ya Ahlal Wathon, dan Mars Mamba’ul Ma’arif bergema di seluruh penjuru lapangan, membangkitkan rasa bangga menjadi bagian dari keluarga besar pesantren.

IMG 20251022 084242 1

Tak berhenti di situ, atraksi memukau dari Perguruan Silat Pagar Nusa menutup rangkaian upacara. Dengan jurus cepat dan gerakan indah penuh energi, para pendekar santri menampilkan kebolehan bela diri yang mencerminkan keberanian, kedisiplinan, dan spiritualitas tinggi—tiga nilai utama santri sejati.

Acara berlangsung tertib, khidmat, dan penuh makna. Sebelum meninggalkan arena, seluruh peserta menundukkan kepala saat doa penutup dipanjatkan, memohon agar semangat Hari Santri tidak berhenti hanya di upacara, tetapi tumbuh menjadi amal nyata dalam kehidupan.

IMG 20251022 084246 1

Usai kegiatan, para tamu kehormatan melangkah menuju Masjid Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif untuk mengikuti tasyakuran Hari Santri Nasional 2025—menutup hari bersejarah itu dengan rasa syukur dan harapan, bahwa dari Denanyar akan terus lahir santri-santri tangguh, penjaga kemerdekaan dan pengukir peradaban dunia.

Solomon

Author

Artikel ini telah dibaca:

Written by Sulthon Sulaiman

Related Posts

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *