MTsN 4 Jombang Gerakkan Aksi Kepedulian, Bukti Nyata Filantropi dalam Aksi untuk Korban Bencana Bali dan NTT

by , | Sep 30, 2025 | School News | 0 comments

Jombang – Solidaritas dan kepedulian kembali menjadi nafas yang menghidupkan lingkungan MTsN 4 Jombang. Berlandaskan instruksi dari DPW Dharma Wanita tanggal 26 September 2025, segenap keluarga besar madrasah serentak bergerak menggalang donasi untuk meringankan beban saudara-saudara yang terdampak bencana alam di Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Aksi kemanusiaan ini tidak hanya sekadar mengumpulkan dana, tetapi menjadi ruang pembelajaran nyata tentang makna mendalam dari filantropi.

Kegiatan yang menyasar seluruh siswa, guru, dan karyawan ini dirancang untuk lebih dari sekadar amal. Ia menjadi proyek kemanusiaan yang mengajarkan setiap individu untuk merasakan denyut nadi empati dan tanggung jawab sosial.

ca936336 2ad6 4d57 8e48 9f957a8873b9
Filantropi: Lebih Dari Sekadar Memberi, Tapi Juga Menyatu

Filantropi, dalam esensinya yang paling hakiki, adalah tentang cinta kasih kepada sesama manusia. Ia adalah sebuah filosofi yang mendorong individu untuk berkontribusi secara sukarela dalam meningkatkan kualitas hidup orang lain. Di MTsN 4 Jombang, filosofi ini dihidupkan melalui agenda donasi ini. Ini bukanlah kewajiban, melainkan sebuah panggilan hati untuk berbagi rezeki dan rasa peduli.

“Aksi ini adalah praktik nyata dari pendidikan karakter,” ujar salah seorang guru pendamping. “Kami ingin siswa tidak hanya pandai secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Memberi yang terbaik dari apa yang kita miliki, sekecil apa pun itu, adalah bentuk syukur dan kepedulian yang paling tulus.”

ca936336 2ad6 4d57 8e48 9f957a8873b9
Tahapan Aksi Kepedulian: Dari Sosialisasi Hingga Penyerahan

Aksi kemanusiaan ini digulirkan dengan tahapan yang sistematis dan melibatkan partisipasi aktif siswa, khususnya pengurus OSIS.

  1. Sosialisasi Penuh Makna (Sabtu, 27 September 2025): Sehari setelah instruksi diterima, sosialisasi telah dilaksanakan kepada seluruh siswa. Momen ini tidak hanya digunakan untuk mengumumkan penggalangan dana, tetapi juga untuk membangun pemahaman dan empati. Siswa diajak untuk membayangkan kesulitan yang dihadapi para korban, menanamkan benih kepedulian sejak dini.
  2. Pengumpulan Donasi oleh Tim OSIS: OSIS sebagai ujung tombak pelaksana menunjukkan efisiensi dan semangatnya. Proses pengumpulan dana dilakukan dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan.
  3. Alur Kerja Cerdas dan Terstruktur: Untuk memastikan donasi tersalurkan secara merata dan efisien, tim OSIS dibagi menjadi empat unit. Masing-masing tim membawa kotak donasi dan menuju ke sasaran yang telah ditentukan:
    · Tim 1 menuju ke area Kelas 1 (K1).
    · Tim 2 menuju ke area Kelas 2 (K2).
    · Tim 3 menuju ke area Kelas 3 Laki-laki (K3 Laki-laki).
    · Tim 4 menuju ke area Kelas 3 Perempuan (K3 Perempuan).
    Pembagian ini menunjukkan manajemen organisasi yang baik dan memastikan seluruh bagian madrasah terjangkau.
  4. Pendataan dan Perhitungan: Setelah donasi terkumpul, langkah selanjutnya adalah menghitung seluruh sumbangan dengan transparan. Tahap ini mengajarkan nilai kejujuran dan akuntabilitas dalam mengelola amanah.
  5. Penyerahan Simbolis ke Kemenag Jombang: Sebagai puncak kegiatan, donasi yang telah terkumpul dan dihitung disetorkan secara resmi oleh perwakilan OSIS kepada Ibu Sri di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jombang, tepatnya di Ruang Pendis. Momen ini menjadi simbolis bahwa bantuan dari MTsN 4 Jombang adalah bagian dari aksi kemanusiaan yang lebih besar dan terkoordinasi.
522dab38 ad10 4ec9 8d3b c67f48800989
Pembelajaran Bermakna: Filantropi sebagai Bagian dari Kurikulum Kehidupan

Bagi MTsN 4 Jombang, kegiatan ini adalah bagian integral dari “kurikulum kehidupan” yang mereka terapkan. Nilai-nilai filantropi yang diajarkan meliputi:

  • Empati dan Solidaritas: Siswa belajar untuk merasakan penderitaan orang lain dan tergerak untuk membantu.
  • Tanggung Jawab Sosial: Mereka menyadari bahwa sebagai bagian dari masyarakat, mereka memiliki tanggung jawab untuk saling menopang dalam kesulitan.
  • Kedermawanan (Generosity): Memberi tanpa pamrih diajarkan sebagai sebuah kebajikan yang memuliakan.
  • Kerja Sama dan Kepemimpinan: Melalui OSIS, siswa belajar memimpin sebuah inisiatif dan bekerja sama dalam tim untuk mencapai tujuan mulia.
  • Transparansi dan Kejujuran: Proses pengumpulan hingga penyerahan dana diawasi dengan prinsip-prinsip ini, membangun kepercayaan dan integritas.
2cf71922 0347 4976 b2cf de1f26fcf2c9

Aksi donasi untuk korban bencana Bali dan NTT ini telah berhasil ditransformasikan dari sebuah instruksi menjadi sebuah gerakan yang penuh makna. MTsN 4 Jombang tidak hanya mengirimkan bantuan materi, tetapi juga telah menanamkan benih kebaikan di hati para siswanya—benih yang akan tumbuh menjadi kepedulian abadi terhadap sesama, sesuai dengan prinsip filantropi yang sejati. Inilah bukti bahwa madrasah tidak hanya mencetak generasi yang cerdas, tetapi juga generasi yang berhati lembut dan penuh kepedulian.

By : Solomon/Sonifin

Authors

Artikel ini telah dibaca:

Written by Sulthon Sulaiman

Related Posts

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *