Jombang, 20 Oktober 2025 — Suasana MTsN 4 Jombang pagi itu terasa khusuk. Sejak pukul 08.00 WIB, seluruh ruang kelas berubah menjadi majelis penuh berkah. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an bergema dari setiap sudut madrasah, menandai dimulainya Khotmil Qur’an serentak dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 dan Hari Jadi Kabupaten Jombang ke-115.

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan bersama yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Kabupaten Jombang, yang pada hari yang sama menggagas 1.672 majelis Khotmil Qur’an di seluruh wilayah Jombang. MTsN 4 Jombang turut ambil bagian dengan penuh antusias, menghadirkan 57 majelis Khotmil Qur’an yang tersebar di seluruh kelas dan ruang kerja.
Tak hanya siswa, para guru dan tenaga kependidikan juga membentuk lima majelis khusus di ruang guru dan ruang karyawan. Setiap majelis terdiri atas sekitar 30 peserta yang bersama-sama menuntaskan bacaan Al-Qur’an hingga khatam.
Di ruang guru, kegiatan Khotmil Qur’an dipimpin langsung oleh Bapak Imam Rofi’i, al-Hafidz, dengan susunan acara yang penuh kekhidmatan. Kegiatan diawali dengan tawasul dan pembacaan surat Al-Fatihah yang dihadiahkan kepada para muassis (pendiri) dan masyayikh Jombang, sebagai bentuk penghormatan terhadap para ulama yang telah mewariskan cahaya ilmu dan keimanan di tanah Jombang.
Selanjutnya, para peserta melantunkan bacaan Al-Qur’an secara bersama dan khusyuk, hingga ditutup dengan doa khatmil Qur’an yang menggema penuh harap. Suasana sakral, damai, dan haru terasa menyelimuti seluruh penjuru madrasah — seolah menghidupkan kembali semangat para santri dan ulama pejuang masa lalu.
Kepala MTsN 4 Jombang, dalam kesempatan terpisah, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk ritual keagamaan, tetapi juga manifestasi cinta Al-Qur’an dan cinta tanah air.
“Santri sejati bukan hanya yang fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga yang mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan. Melalui Khotmil Qur’an ini, kami ingin meneguhkan semangat santri yang Qur’ani, cinta ilmu, dan cinta Indonesia,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 10.00 WIB itu menjadi momentum reflektif bagi seluruh keluarga besar MTsN 4 Jombang. Tradisi Khotmil Qur’an di Hari Santri bukan sekadar membaca ayat-ayat suci, tetapi menyambung ruh spiritual perjuangan santri, dari masa resolusi jihad 1945 hingga perjuangan moral dan intelektual masa kini.
Dalam konteks peringatan Hari Jadi Kabupaten Jombang ke-115, kegiatan ini juga menjadi simbol doa bersama untuk negeri, agar Jombang senantiasa menjadi kota yang religius, berilmu, dan berakhlakul karimah — sebagaimana semboyan “Jombang Berkarakter dan Berperadaban Qur’ani”.
Dengan terselenggaranya 57 majelis Khotmil Qur’an di MTsN 4 Jombang, gema kalam Ilahi bukan hanya terdengar, tapi juga dirasakan sebagai getar spiritual yang menumbuhkan kedamaian, persatuan, dan cinta ilmu di hati para santri.
Hari Santri kali ini bukan sekadar seremoni, melainkan seruan sunyi yang menghidupkan kembali semangat santri:
Menjaga Agama, Mencintai Bangsa, dan Menebar Rahmat Bagi Sesama.






0 Comments