Belajar IPS di Perpustakaan, Siswa MTsN 4 Jombang Temukan Makna Cinta Tuhan, Sesama, dan Alam Semesta

by | Oct 24, 2025 | Artikel Pendidikan | 0 comments

Selasa pagi, 21 Oktober 2025, udara segar menyelimuti halaman MTsN 4 Jombang. Di balik suasana yang tenang, ada semangat baru dari siswa kelas VII D. Bukan di ruang kelas seperti biasanya, kali ini mereka mengikuti pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di perpustakaan madrasah. Sebuah langkah kreatif dari Bu Mei Fanti, M.Pd., guru IPS yang dikenal inovatif, untuk menghadirkan suasana belajar yang asyik, bermakna, dan inspiratif.

Dengan jumlah 29 siswa yang hadir lengkap, pembelajaran dimulai pada jam pertama. Tema yang diangkat kali ini adalah “Keragaman Lingkungan Sekitar.” Metode yang digunakan memadukan Video Based Learning (VBL) dan Discovery Learning, dua pendekatan yang menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan kemandirian siswa — sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter yang menjadi fondasi pendidikan abad ke-21.

Melalui tayangan video dan media PPT yang menarik, Bu Mei Fanti mengajak siswa merenungkan keberagaman lingkungan sekitar tempat tinggal mereka. Gambar-gambar nyata yang menampilkan kehidupan masyarakat, rumah, sawah, pasar, hingga tempat ibadah menjadi cermin bahwa lingkungan bukan hanya ruang fisik, tetapi juga cermin keimanan, kepedulian, dan tanggung jawab manusia terhadap ciptaan Allah.

Dalam setiap penjelasan, terselip nilai-nilai karakter penting: spiritualitas (cinta kepada Tuhan), empati sosial (cinta sesama), dan ekoliterasi (cinta terhadap alam dan kebersihan lingkungan). Guru menekankan bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah bentuk nyata dari rasa syukur dan ibadah. “Ketika kita membersihkan lingkungan, sebenarnya kita sedang membersihkan hati dan pikiran,” ujar beliau dalam salah satu penjelasannya, yang langsung disambut anggukan penuh makna dari para siswa.

Setelah menyimak video pembelajaran, siswa dibagi dalam kelompok kecil beranggotakan tiga orang untuk menyelesaikan LKPD. Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan nilai gotong royong, tanggung jawab, dan komunikasi efektif — ciri khas pembelajaran kolaboratif abad ke-21. Setiap kelompok tampak aktif berdiskusi, mencatat ide-ide, dan menyimpulkan makna keberagaman serta peran mereka dalam menjaga lingkungan sekitar.

Tak hanya fokus pada aspek sosial, siswa juga diajak melihat kebersihan sebagai bagian dari pendidikan karakter. Saat kegiatan berlangsung di perpustakaan, para siswa menjaga kerapian tempat duduk, membuang sampah pada tempatnya, dan menata kembali perlengkapan belajar mereka dengan tertib. Tindakan kecil itu mencerminkan nilai madrasah ramah lingkungan yang tengah dikembangkan di MTsN 4 Jombang.

Sebagai penutup, beberapa kelompok tampil mempresentasikan hasil diskusinya. Ada yang membahas tentang pentingnya saling menghormati perbedaan, ada pula yang menyoroti peran generasi muda dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam. Guru memberikan apresiasi penuh dan menegaskan bahwa cinta lingkungan adalah cermin dari akhlak mulia seorang santri modern.

Pembelajaran IPS kali ini benar-benar menjadi pengalaman belajar yang berkesan — bukan sekadar memahami konsep sosial, tetapi juga menumbuhkan kesadaran spiritual, sosial, dan ekologis secara seimbang.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen MTsN 4 Jombang dalam menerapkan pendidikan karakter berbasis pembelajaran abad ke-21: beriman, berilmu, berkolaborasi, dan berbudaya bersih. Di bawah bimbingan guru-guru inspiratif, para siswa tidak hanya belajar memahami dunia, tetapi juga belajar mencintai dan merawatnya dengan hati.

By : MeiFanti

Author

Artikel ini telah dibaca:

Written by

Related Posts

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *