Pernahkah kamu memperhatikan betapa indahnya warna-warni di sekitar kita? Langit biru saat pagi, daun hijau yang segar, bunga berwarna-warni, hingga pelangi setelah hujan. Semua warna itu membuat hidup terasa lebih indah. Tapi, pernahkah kamu bertanya-tanya, kenapa warna itu bisa ada? Apakah warnanya hanya kebetulan, atau ada rahasia besar yang tersimpan di baliknya?
Dalam Al-Qur’an, Allah SWT sering menyebutkan tentang warna sebagai salah satu tanda kebesaran-Nya. Warna bukan hanya sekadar hiasan, tetapi juga memiliki makna, manfaat, dan bahkan rahasia sains yang luar biasa. Menariknya, ilmu pengetahuan modern juga banyak menjelaskan hal-hal tentang warna yang sesuai dengan apa yang sudah disebutkan Al-Qur’an berabad-abad lalu.
Warna adalah hasil dari cahaya. Cahaya matahari yang putih ternyata terdiri dari banyak warna yang berbeda. Kalau kamu pernah melihat pelangi, itulah contoh paling nyata: cahaya putih yang terurai menjadi merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Dalam sains, ini disebut spektrum cahaya.
Al-Qur’an juga menyinggung tentang warna dalam banyak ayat. Misalnya dalam surat An-Nahl ayat 13:
“Dan (Dia ciptakan) apa yang Dia tebarkan untuk kamu di bumi yang berlain-lain warnanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang mengambil pelajaran.”
Ayat ini mengingatkan kita bahwa perbedaan warna adalah bukti kekuasaan Allah. Dengan warna, kita bisa membedakan benda, mengenal makanan yang matang, dan bahkan merasa senang saat melihat keindahan alam. Jadi, warna bukan hanya indah dipandang, tapi juga punya fungsi penting untuk kehidupan manusia.
Coba bayangkan, kalau semua hal di dunia ini hanya berwarna hitam putih. Hidup tentu terasa membosankan. Tidak ada pelangi setelah hujan, tidak ada warna hijau menyejukkan di sawah, dan tidak ada warna merah yang menandakan buah apel sudah matang. Artinya, warna juga membantu kita dalam kehidupan sehari-hari.
Kalau kamu mau, bisa coba eksperimen sederhana di rumah: ambil segelas air, lalu taruh cermin kecil di dalamnya dengan posisi miring. Arahkan cahaya matahari ke dalam gelas itu. Apa yang terjadi? Kamu akan melihat warna pelangi kecil! Itu adalah bukti bahwa cahaya putih dari matahari sebenarnya terdiri dari banyak warna.
Tips praktis untuk belajar dari warna dalam kehidupan sehari-hari:
- Amati warna makananmu: buah yang segar biasanya warnanya lebih cerah.
- Perhatikan langit sore: warna jingganya adalah hasil pembiasan cahaya matahari yang unik.
- Jika punya pensil warna atau cat air, coba gunakan untuk menggambar pelangi, lalu bayangkan hubungan sains dengan ciptaan Allah.
Warna adalah salah satu tanda kebesaran Allah SWT yang luar biasa. Dengan warna, hidup kita jadi lebih indah, lebih mudah, dan penuh pelajaran. Sains modern hanya menjelaskan bagaimana warna itu terbentuk, tapi Al-Qur’an sudah lebih dulu mengingatkan bahwa semua warna adalah bukti kasih sayang Allah kepada manusia.
Sebagai pelajar, kita bisa mengambil pelajaran bahwa ilmu pengetahuan dan agama bukanlah dua hal yang bertentangan. Justru, keduanya saling melengkapi. Semakin kita belajar sains, semakin kita sadar betapa hebatnya ciptaan Allah SWT. Jadi, mulai sekarang, mari kita lebih sering memperhatikan keindahan warna di sekitar kita, lalu bersyukur atas nikmat itu. Karena di balik warna, ada rahasia besar yang bisa membuat kita semakin kagum dan semakin beriman.
By : F@r
Referensi
- Al-Qur’an Surah An-Nahl ayat 13.
- Al-Qur’an Surah Fathir ayat 27: “Tidakkah kamu melihat bahwa Allah menurunkan air dari langit, lalu Kami hasilkan dengan (air itu) buah-buahan yang beraneka macam warnanya…”
- National Aeronautics and Space Administration (NASA). (2020). What is Light?
- Newton, I. (1704). Opticks: Or, a Treatise of the Reflexions, Refractions, Inflexions and Colours of Light.






0 Comments