MTsN 4 Jombang – Senin, 8 September 2025. Suasana khidmat terasa di halaman kampus 1 MTsN 4 Jombang pada upacara bendera Senin pagi (8/9/2025). Upacara yang diikuti oleh siswa kelas 7 dan 9 putra, jajaran guru, staf karyawan, serta mahasiswa PPL dari Unhasy Tebuireng ini terasa istimewa dengan amanat yang menggugah dari pembina upacara.
Bertindak sebagai petugas upacara adalah siswa-siswi dari kelas 9-A yang menjalankan tugasnya dengan baik dan disiplin. Bapak Rino Junaidi, S.Pd., selaku Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, yang menjadi pembina upacara, menyampaikan sebuah pesan penting yang mengajak seluruh siswa untuk merenungkan kembali tujuan mereka bersekolah.
Dalam amanatnya, Bapak Rino Junaidi memulai dengan pertanyaan sederhana namun mendalam, “Untuk apa kalian pergi ke sekolah? Apa untuk dapat ijazah? Ketemu teman? Atau karena disuruh orang tua?”

Beliau melanjutkan bahwa fungsi sekolah di zaman modern ini sering kali kurang disadari oleh para siswa. Untuk itu, beliau memperkenalkan Konsep “3T” sebagai fungsi utama madrasah yang harus menjadi niat setiap siswa.
“Fungsi sekolah yang sesungguhnya terangkum dalam 3T, yaitu Tarbiyah, Ta’dib, dan Takzim,” jelasnya.
Pertama, Tarbiyah, adalah fungsi sekolah sebagai tempat pendidikan untuk mendapatkan ilmu yang holistik, tidak hanya pengetahuan umum tetapi juga ilmu agama. Kedua, Ta’dib, yang berarti sekolah adalah tempat untuk membiasakan karakter dan akhlak yang baik. “Semua pembiasaan di MTsN 4 ini, seperti disiplin dan tanggung jawab, mengandung nilai positif untuk membentuk karakter kalian,” tambah beliau.

Poin ketiga yang paling ditekankan adalah Takzim, yaitu memiliki rasa hormat dan adab, terutama kepada guru. “Ingat, setinggi apa pun ilmumu, ia tidak akan berarti tanpa adab yang mulia. Al-adabu fauqal ‘ilmi, adab itu di atas ilmu,” tegas Bapak Rino Junaidi. Beliau juga mengingatkan bahwa hubungan guru dan murid bukanlah seperti transaksi jual-beli, melainkan seperti keluarga antara orang tua dan anak.
Di akhir amanatnya, beliau mengajak seluruh siswa untuk meluruskan kembali niat mereka. “Mari jadikan madrasah ini tempat untuk meraih ketiganya. Jadilah siswa yang pintar akalnya (Tarbiyah), hebat karakternya (Ta’dib), dan mulia adabnya (Takzim),” pesannya.
Dengan memahami dan mengamalkan ketiga hal tersebut, diharapkan para siswa tidak hanya akan sukses di sekolah, tetapi juga siap untuk meraih kesuksesan dalam kehidupan di masa depan. Upacara pun ditutup dengan doa dan berjalan dengan lancar hingga akhir.






0 Comments