MTsN 4 Jombang, 24 Agustus 2025 – Siapa bilang belajar IPS itu harus serius dan membosankan? Ahad, 24 Agustus 2025, kelas VIII I MTsN 4 Jombang berubah jadi arena permainan seru. Sebanyak 34 siswi dengan penuh semangat mengikuti pembelajaran IPS bersama Bu Mei Fanti, guru energik dan kreatif yang mengajar dengan model gamification.
Tema yang dipelajari adalah Kondisi Geografis dan Pelestarian Sumber Daya Alam. Tapi jangan bayangkan hanya ceramah panjang, sebab kali ini Bu Mei membawa media belajar yang tak biasa: permainan ular tangga.
Empat kelompok siswi dibentuk. Perwakilan maju melempar dadu, pion berjalan, dan… nah, di sinilah keseruannya!
Kalau pion naik tangga, berarti kelompok berhak membuka kartu soal bonus.
Kalau jatuh di ekor ular, aduh… harus turun lagi sambil menjawab kartu soal berbeda.
Jawaban yang tepat membuat kelompok bisa melanjutkan permainan. Salah jawab? Ya sudah, siap-siap gigit jari dan kasih giliran ke teman.
Suasana kelas pun mendadak riuh, tegang, sekaligus penuh gelak tawa. Ada yang histeris kegirangan karena naik tangga dan sukses menjawab soal, ada juga yang teriak kecewa karena ketiban sial turun ekor ular. Tapi justru di situlah letak keseruan belajar hari itu.
“Kalau bisa sampai finish duluan, kelompoknya dapat reward dari Bu Guru!” seru salah satu siswi, sambil disambut tepuk sorak kelompok lain. Alhasil, semangat untuk mencapai garis finish bukan hanya soal menang permainan, tapi juga menambah motivasi belajar.
Bu Mei Fanti menuturkan bahwa pembelajaran dengan game semacam ini membuat siswa lebih aktif, berani tampil ke depan, dan antusias menjawab pertanyaan. “Belajar bukan hanya menghafal, tapi juga bisa sambil bermain. Yang penting pesan materi tetap tersampaikan, siswa senang, guru pun ikut bahagia,” ujarnya sambil tersenyum.
Hari itu kelas VIII I benar-benar membuktikan bahwa belajar IPS bisa menjadi pengalaman yang asyik, seru, menantang, dan tentu saja penuh canda tawa. Ular tangga bukan lagi sekadar permainan, tapi menjadi jembatan untuk memahami kondisi geografis dan pentingnya menjaga sumber daya alam.
By : Solomon






0 Comments