Tarian Profil Pelajar Pancasila : Harmoni Gerak, Makna, dan Karakter di MTsN 4 Denanyar Jombang

by | Sep 29, 2025 | Artikel Pendidikan | 0 comments

Oleh: Sulthon Sulaiman, Kepala MTsN 4 Jombang

Minggu, 28 September 2025 lalu, Aula MTsN 4 Denanyar Jombang menjadi saksi sebuah perhelatan seni yang penuh makna. Sebanyak 50 siswi putri kelas VII dan VIII tampil serempak mempersembahkan Tarian Profil Pelajar Pancasila dalam kegiatan ekstrakurikuler tari. Dengan kompak dan bersemangat, mereka bergerak rancak dipimpin langsung oleh Bu Astrid, pembina ekskul tari yang penuh dedikasi. Balutan batik kebanggaan madrasah semakin memperindah suasana, menghadirkan harmoni antara tradisi, pendidikan, dan karakter.

Bagi sebagian orang, tari mungkin dipandang sebatas hiburan. Namun di madrasah kami, tarian ini adalah media pendidikan, sebuah bahasa gerak yang memuat nilai-nilai luhur. Tarian Profil Pelajar Pancasila adalah wujud nyata implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pentingnya pembentukan karakter selain kecerdasan intelektual.

Filosofi Tarian Profil Pelajar Pancasila

Secara filosofis, tarian ini mengandung makna mendalam. Ia bukan sekadar rangkaian gerak, melainkan simbolisasi enam dimensi Profil Pelajar Pancasila:

  1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia – ditunjukkan melalui gerak penuh hormat dan keselarasan.
  2. Berkebinekaan global – tampak dalam perpaduan ragam gerak yang berakar pada budaya Nusantara.
  3. Gotong royong – tercermin dari kekompakan dan harmoni antarpenari.
  4. Mandiri – hadir lewat ekspresi percaya diri dan tanggung jawab tiap siswi.
  5. Bernalar kritis – terlihat dalam kesadaran arah, ritme, dan makna gerak.
  6. Kreatif – diwujudkan dalam koreografi dinamis dan ekspresif.

Dengan demikian, tarian ini mengajarkan bahwa pendidikan adalah proses pembentukan manusia seutuhnya—jasmani, rohani, sosial, dan intelektual—bukan sekadar transfer pengetahuan.

Madrasah, Pesantren, dan Jati Diri Bangsa

Keberadaan MTsN 4 Denanyar Jombang tidak bisa dilepaskan dari naungan besar Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang, salah satu pesantren bersejarah di Kota Santri. Spirit pesantren inilah yang membuat madrasah kami selalu berusaha menghadirkan pendidikan yang utuh: ilmu pengetahuan yang berpadu dengan akhlak, budaya yang berpadu dengan iman, serta tradisi yang berpadu dengan modernitas.

Melalui seni tari, kami ingin menegaskan bahwa pelajar madrasah tidak hanya piawai dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepekaan budaya, spiritualitas yang kuat, dan keterampilan sosial yang kokoh. Sejalan dengan pesantren yang selalu menanamkan nilai keikhlasan, kesederhanaan, kebersamaan, dan kemandirian, maka tarian ini menjadi medium aktualisasi nilai-nilai itu dalam bentuk yang indah, dinamis, dan menyentuh hati.

Pesan Moral dan Kebangsaan

Ketika para siswi menari dengan penuh penghayatan, tampak jelas bahwa mereka bukan sekadar pelajar, melainkan “aktor” yang menghidupkan cita-cita bangsa. Gerakan yang selaras menjadi pesan moral bahwa generasi muda harus bersatu. Irama yang dinamis mengingatkan bahwa kehidupan menuntut kreativitas dan adaptasi. Sementara pakaian batik yang mereka kenakan menegaskan cinta budaya bangsa.

Dari sini, kita belajar bahwa menjadi Pelajar Pancasila bukanlah konsep abstrak dalam dokumen kurikulum, melainkan sesuatu yang bisa dihidupkan, ditampilkan, dan diteladani. Tarian ini adalah simbol bahwa nilai-nilai luhur bangsa tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus bergerak, berdetak, dan berdenyut dalam diri generasi muda.


Sebagai Kepala MTsN 4 Jombang, saya bangga melihat bagaimana siswi-siswi kami mampu menghidupkan nilai Pancasila dalam tarian. Kegiatan ini membuktikan bahwa madrasah, dengan ruh pesantrennya, mampu menyinergikan seni, budaya, dan pendidikan karakter secara utuh.

Harapan saya sederhana namun mendalam: semoga setiap gerakan tari yang mereka pelajari dan peragakan bukan berhenti di panggung, melainkan terbawa ke dalam keseharian mereka—di kelas, di rumah, di masyarakat—hingga benar-benar lahir generasi Pelajar Pancasila yang beriman, berakhlak, cerdas, kreatif, mandiri, dan cinta tanah air.

Dari Aula MTsN 4 Denanyar Jombang, tarian ini mengajarkan kita bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga denyut nadi pendidikan, budaya, dan masa depan bangsa.

Author

Artikel ini telah dibaca:

Written by Sulthon Sulaiman

Related Posts

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *