Oleh: Sulthon Sulaiman
(Kepala MTsN 4 Jombang)
Dalam dunia yang serba cepat dan digital, pertanyaan besar yang sering kita hadapi sebagai pendidik adalah: bagaimana membekali anak-anak kita tidak hanya dengan kecerdasan akademik, tetapi juga dengan ketangguhan mental, disiplin, dan kepemimpinan?
Jawabannya, salah satunya, justru ada pada metode pendidikan yang telah teruji selama puluhan tahun: Pendidikan Kepanduan atau Pramuka.
Baru-baru ini, saya menyaksikan langsung semangat membara dari 302 siswa kami anggota Pramuka MTsN 4 Jombang dalam latihan rutin mereka. Sebagai Kepala Madrasah, saya tidak hanya melihat sekumpulan anak-anak yang sedang belajar simpul tali atau baris-berbaris. Saya melihat laboratorium karakter yang hidup, tempat nilai-nilai luhur kehidupan diajarkan secara nyata.
Pramuka Bukan Sekadar Ekstrakurikuler, Ini adalah Kurikulum Karakter
Di MTsN 4 Jombang, kami memposisikan Pramuka sebagai tulang punggung pembentukan karakter siswa. Konsep kepanduan yang kami terapkan berprinsip pada learning by doing. Melalui kegiatan seperti tali-temali dan berbagai sandi (morse, rumput, gelombang), siswa tidak sekadar menghafal. Mereka belajar memecahkan masalah, berpikir sistematis, dan berinovasi. Ini adalah foundational skills yang sangat dibutuhkan di abad ke-21.
Ketika jari-jari mereka lentik menganyam tali, itu adalah metafora untuk membangun jaringan dan hubungan yang kuat. Ketika mereka berkonsentrasi memecahkan sandi morse, itu adalah latihan untuk ketelitian dan kesabaran—sebuah penangkal alami bagi budaya instan yang mengelilingi mereka.
Disiplin Positif: Jiwa Korsa yang Membangun, Bukan Menghancurkan
Sesi Peraturan Baris Berbaris (PBB) sering disalahpahami. Bagi kami, PBB bukan tentang kekakuan militeristik. Ia adalah media yang powerful untuk menanamkan disiplin positif dan jiwa korsa. Saat seluruh regu bergerak dalam satu komando yang kompak, yang lahir bukanlah robot-robot seragam, melainkan rasa kebersamaan (sense of belonging) dan tanggung jawab kolektif yang tinggi.
Inilah yang kami sebut sebagai “The Spirit of MTsN 4 Jombang”: sebuah kebanggaan sebagai bagian dari komunitas yang saling mendukung, di mana kesuksesan individu adalah kebanggaan bersama, dan tantangan satu anggota menjadi tantangan bagi seluruh regu.
Visi Kami: Mencetak Generasi yang Scout in Action
Melalui pembinaan Pramuka yang intensif oleh 8 pembina yang berdedikasi, visi kami jelas: mencetak lulusan MTsN 4 Jombang yang bukan hanya pandai secara akademis, tetapi juga menjadi warga negara yang aktif, peduli, dan berani mengambil peran (scout in action).
Kami ingin setiap siswa yang keluar dari gerbang madrasah ini telah dibekali dengan:
- Integritas dan Kejujuran (diamalkan dari Dasa Darma).
- Kemampuan Kepemimpinan dan Kerja Sama (dihasilkan dari sistem regu).
- Keterampilan Hidup (Life Skills) dan Ketangguhan (ditempa melalui perkemahan dan kegiatan lapangan).
Kegembiraan dan antusiasme yang terpancar dari wajah mereka adalah bukti bahwa pendidikan karakter yang efektif tidak harus kaku dan menegangkan. Ia bisa hadir melalui kegembiraan, permainan, dan petualangan yang bermakna.
Sebagai penutup, saya ingin menegaskan komitmen kami. Pramuka akan tetap menjadi program unggulan di MTsN 4 Jombang. Ini adalah investasi jangka panjang kami untuk masa depan bangsa, dengan mulai mengukirnya dari karakter setiap siswa kami. Karena kami yakin, pemimpin besar di masa depan akan lahir dari among para pandu yang tangguh hari ini.
Salam Pramuka!
Sulthon Sulaiman
Kepala MTsN 4 Jombang






0 Comments